Statemen IF dalam PHP

Statemen IF digunakan dalam menentukan aksi dari hasil satu pengujian kondisi.

Terdapat tiga bentuk:

  1. Statemen if
  2. Statemen if … else
  3. Statemen if … else if … else

Statemen if

Digunakan untuk mengeksekusi kode hanya jika hasil dari pengujian kondisinya bernilai True.

Syntax:

if (pengujian_kondisi==’True’){

kode_yang_akan_dieksekusi;

}

Penjelasan:

  • Jadi bentuk statemen if ini hasil pengujian kondisinya harus bernilai TRUE.
  • Kode yang dieksekusi adalah semua kode setelah statemen if ini diantara tanda { dan }

Contoh:

$nilai_matematika=7;

if ($nilai_matematika==7){

echo “Nilai matematika saya lumayan”;

}

Keterangan:

if ($nilai_matematika==7) adalah pengujian kondisi dimana kode ini menyatakan jika variabel nilai_matematika sama dengan 7 maka eksekusi kode setelah ini yaitu kode echo “Nilai matematika saya lumayan”;

Pertanyaan:
Saya melihat ada kode IF yang tidak menggunakan kurung kurawa seperti berikut ini:

if (pengujian_kondisi==’True’)

kode_yang_akan_dieksekusi;

Jadi apa alasannya jika kita menggunakan kurung kurawa atau tidak menggunakan kurung kurawa … ?

Jawaban:

Jika kode yang dieksekusi > 1 maka harus menggunakan kurung kurawa dan jika kode yang dieksekusi <2 maka boleh menggunakan kurung kurawa dan juga boleh tidak menggunakan kurung kurawa.

Statemen if…else

Digunakan :

  1. Jika pengujian kondisinya bernilai TRUE maka eksekusi kode setelah if dan sebelum else.
  2. Jika pengujian kondisinya bernilai False maka eksekusi kode setelah else.

Syntax:

if (pengujian_kondisi){

kode_yang_akan_dieksekusi_jika_hasil_pengujian_kondisi_bernilai_TRUE;

}else{

kode_yang_akan_dieksekusi_jika_hasil_pengujian_kondisi_bernilai_FALSE;

}

Contoh:

$nilai_matematika=5;

if ($nilai_matematika==7){

echo “Nilai matematika saya lumayan”;

}else{

echo “Nilai saya mudah-mudahan diatas 7”;

}

Keterangan:

if ($nilai_matematika==7) dengan kata lain bentuk pengujian kondisi tersebut adalah  if(5==7) dan ternyata pengujian kondisi ini menghasilkan nilai FALSE untuk itu kode yang dieksekusi adalah kode setelah else di antara tanda { dan } yaitu kode echo “Nilai saya mudah-mudahan diatas 7”;

Statemen if…elseif…else

Digunakan untuk menguji beberapa kondisi.

Syntax:

if (pengujian_kondisi_pertama){

eksekusi_kode_pertama_jika_hasil_dari_pengujian_kondisi_pertama_bernilai_TRUE;

elseif (pengujian_kondisi_kedua){

eksekusi_kode_kedua_jika_hasil_dari_pengujian_kondisi_kedua_bernilai_TRUE;

}else{

eksekusi_kode_jika_semua_hasil_pengujian_kondisi_diatas_bernilai_FALSE;

}

Penjelasan:

Jadi statemen elseif ini digunakan untuk menambah pengujian kondisi saja sehingga kita bisa menggunakan pengujian dengan beberapa kondisi.

Contoh:

$nilai_matematika=5;

if ($nilai_matematika==7){

echo “Nilai matematika saya lumayan”;

}elseif($nilai_matematika<7){

echo “Waduh bisa dimarahin sama ayah”;

}

}else{

echo “Nilai saya mudah-mudahan diatas 7”;

}

Keterangan:

Jadi contoh diatas akan mengeksekusi kode echo “Waduh bisa dimarahin sama ayah”;

Jika tutorial ini bermanfaat silahkan katakan ‘Terima Kasih Fahmi Basya Kartapura’



You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *